Jakarta, Jukung.co.id – Kontingen Wushu Kalimantan Selatan kembali menunjukkan kualitasnya di kancah nasional dengan meraih dua medali pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025. Ajang bergengsi ini berlangsung di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rawamangun, Jakarta, Kamis hingga Jumat (06-07/11/2025).
Dua atlet pelajar asal Bumi Antasari tersebut adalah Dalilah dan M. Sultan Nuurnazmi Aridha. Dalilah yang bertanding di kelas 52 kg putri tampil penuh percaya diri dan menunjukkan teknik yang matang. Persaingan sengit di babak penyisihan dan final akhirnya membawanya meraih medali perak, menjadi pencapaian membanggakan bagi kontingen Kalsel.
Sementara itu, M. Sultan Nuurnazmi Aridha turun di kelas 56 kg putra. Dengan strategi cermat dan semangat juang tinggi, ia berhasil menaklukkan beberapa lawan tangguh sebelum akhirnya membawa pulang medali perunggu. Prestasi ini menjadi bukti pembinaan wushu di kalangan pelajar Kalsel mulai menunjukkan hasil yang nyata di tingkat nasional.
Pelatih Wushu Kalimantan Selatan, Hafizh Ansharie, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan kedua atlet. “Alhamdulillah, dua medali ini membuktikan kerja keras atlet dan tim pelatih tidak sia-sia. Mereka tampil disiplin, fokus, dan mengikuti strategi yang sudah dipersiapkan sejak awal,” ujarnya, Jumat (07/11/2025).
Hafizh Ansharie menambahkan, keberhasilan ini bukan sekadar target medali, tetapi juga menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pembinaan wushu sejak usia sekolah. “Kami melihat potensi besar pada Dalilah dan Sultan. Target jangka panjang kami adalah mencetak atlet yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional,” tambahnya.
Tambahan dua medali dari cabang wushu ini memperkuat posisi kontingen Kalimantan Selatan dalam perolehan medali POPNAS XVII 2025. Meski persaingan ketat dengan provinsi lain, pencapaian ini menjadi bukti pembinaan olahraga prestasi di Kalsel semakin matang dan mampu menghasilkan atlet pelajar berbakat.
Keberhasilan Dalilah dan M. Sultan Nuurnazmi Aridha di POPNAS XVII 2025 menjadi inspirasi bagi atlet muda Kalsel lainnya untuk menekuni wushu dan olahraga prestasi, sekaligus mengharumkan ngaran Bumi Antasari di tingkat nasional. (MC Kalsel/JCI).













