Kotabaru, Jukung.co.id – Suasana Lapangan Panggung Utama Kotabaru tampak semarak dan penuh sorak sorai, malam Kamis (15/10/2025). Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan malam puncak Perkemahan Bakti Saka Bakti Husada (Pertida SBH) ke-IX tingkat Daerah Kalimantan Selatan, yang digelar dengan penuh semangat dan rasa kebersamaan.
Kegiatan tahunan yang mempertemukan para anggota Pramuka Saka Bakti Husada dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan ini menjadi penutup rangkaian perkemahan selama beberapa hari di Bumi Saijaan, dengan beragam kegiatan edukatif, sosial, dan hiburan.
Acara puncak diwarnai suasana haru dan kebanggaan saat Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Pramuka Kalimantan Selatan, yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para peserta dan panitia.
“Kegiatan seperti ini semakin memperkokoh tekad dan komitmen kita bersama untuk memantapkan gerakan pramuka dalam membangun generasi yang lebih baik di masa depan,” ujarnya dalam sambutan mewakili Gubernur Kalimantan Selatan.
Ia juga menilai, Perkemahan Bakti Saka Bakti Husada bukan sekadar wadah berkemah dan berkompetisi, tetapi juga ruang untuk memperkuat nilai-nilai kesehatan, kepedulian sosial, dan keteladanan.
Wakil Bupati Kotabaru sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos, menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembelajaran karakter bagi generasi muda. “Kegiatan ini bukan hanya tentang berkemah, tapi juga tentang belajar, berbagi, dan peduli terhadap sesama. Melalui Saka Bakti Husada, para peserta belajar arti kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kehadiran kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama dalam membentuk generasi muda yang cerdas dalam berpikir, bertindak, dan berperilaku. “Inilah wujud nyata hadirnya pemerintah untuk membentuk generasi muda yang tangguh, cerdas dalam berpikir dan bijak dalam tindakan sehari-hari,” tambahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang Saka Bakti Husada, Erwin Simanjuntak, SKM., MAP., menjelaskan Pertida SBH memiliki tujuan strategis untuk memperkuat pembinaan anggota Saka Bakti Husada.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sekaligus membentuk kader pembangunan kesehatan yang mampu menjadi agen perubahan dan teladan hidup sehat di masyarakat,” tuturnya.
Malam puncak juga diisi dengan penyerahan obor semangat Gerakan Pramuka dari Ketua Kwarcab Kotabaru, Syairi Mukhlis, kepada Wakil Ketua Saka, Sako, dan Gugus Darma Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan, Tetra Ernawati, yang turut didampingi oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.
Momen penting lainnya adalah launching program inovatif “Amplang Saijaan”, yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Kotabaru. Program ini menjadi langkah konkret dalam pelayanan kesehatan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan sistem antar-jemput langsung ke fasilitas kesehatan.
“Program ini adalah bagian dari langkah nyata menuju Kotabaru Sehat dan Kotabaru Hebat,” ungkap Syairi.
Sebagai penutup yang paling ditunggu, malam puncak semakin meriah dengan penampilan dua bintang tamu nasional, Adera dan Fabio Asher, yang berhasil memukau ribuan penonton. Sorotan lampu, sorak riuh penonton, dan lantunan lagu-lagu populer menjadi penanda berakhirnya perkemahan penuh makna itu.
Kemeriahan malam puncak Pertida SBH ke-9 ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga meninggalkan pesan kuat tentang semangat generasi muda dalam menjaga kesehatan, kebersamaan, dan ketangguhan di tengah tantangan zaman.
Dengan semangat Pramuka yang terus menyala, Kotabaru kembali membuktikan diri sebagai tuan rumah yang tidak hanya sukses menyelenggarakan kegiatan besar, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai luhur bagi generasi penerus bangsa.(Rilis/JCI).












