Tausiah Maulid di Rumah Ketua Umum DPP FKPWK: Sholawat Kunci Rahmat dan Ampunan

Tausiah Maulid di Rumah Ketua Umum DPP FKPWK: Sholawat Kunci Rahmat dan Ampunan

Banjarmasin, Jukung.co.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di kediaman Ketua Umum DPP Forum Komunikasi Pemuda Warga Kalimantan (FKPWK), Rachmad Fadillah, SH, malam Senin (21/09/2026), berlangsung khidmat. Puluhan undangan larut dalam syair maulid, syair penuh pujian kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Para hadirin larut dalam lantunan tersebut.

Acara dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi yang dilanjutkan mendengarkan tausiah yang disampaikan Dr. Wahyudi Ibnu Yusuf, M.Pd., Mudir Ponpes Ma’had Darul Ma’arif

Dalam tausiahnya, Wahyudi Ibnu Yusuf mengingatkan jamaah bila seluruh ciptaan Allah SWT, termasuk surga, terlahir berkat nur Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, memperbanyak sholawat menjadi amalan utama yang membawa rahmat dan keberkahan bagi umat.

“Jika ingin jatah surga semakin besar, maka perbanyaklah membaca sholawat. Jangan hanya di bulan maulid, tapi juga di bulan-bulan lainnya. Dengan sholawat, segala hajat akan dimudahkan, dosa diampuni, dan tubuh disehatkan oleh Allah SWT,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya dzikir dan mengingat Allah SWT dalam setiap keadaan. “Baik dalam susah maupun senang, kita tidak boleh lalai dari mengingat Allah. Itulah yang menjaga hati tetap tenang dan dekat dengan-Nya,” tambahnya.

Ketua Umum DPP FKPWK, Rachmad Fadillah, SH, menyebut kegiatan Maulid Nabi ini merupakan agenda rutin yang selalu digelar keluarganya sekaligus menjadi sarana memperkuat silaturahim antaranggota organisasi dan masyarakat sekitar.

“ Sebelumnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H diselengarakan di rumah pembina DPP FKPWK, Junaidi di sungai tabuk,” jelasnya

Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini terus menjadi pengingat pentingnya meneladani akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari. “Segala sesuatu yang diniatkan untuk kebaikan, insyaAllah akan dibalas dengan berlipat ganda oleh Allah SWT,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW  ditutup dengan doa bersama, diiringi suasana kekeluargaan yang hangat. Selain meneguhkan kecintaan kepada Rasulullah, kegiatan ini juga memperkuat ukhuwah islamiyah di lingkungan warga. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *