Berita  

Komisi II DPRD Banjarmasin Dorong Penataan Kawasan Wisata Siring Piere Tendean

Komisi II DPRD Banjarmasin Dorong Penataan Kawasan Wisata Siring Piere Tendean

Banjarmasin, Jukung.co.id – Komisi II DPRD Banjarmasin menyoroti perlunya penataan kawasan destinasi wisata, khususnya di sepanjang Siring Piere Tendean, Banjarmasin Tengah. Fasilitas umum di sekitar Menara Pandang dinilai masih kurang memadai, terutama dari sisi penerangan. Kondisi ini membuat kawasan yang seharusnya menjadi kebanggaan kota tidak tampak menarik saat malam hari.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, M Faisal Hariyadi, saat melakukan peninjauan ke kawasan Siring Menara Pandang bersama jajaran Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin, tengah hari Senin (11/08/2025). Menurutnya, Siring Tendean sudah menjadi pusat wisata kota, sehingga perlu ditata dengan serius agar benar-benar mampu mempercantik wajah Banjarmasin.

“Ketika malam hari, penerangan di sekitar Menara Pandang sangat minim. Keindahan yang seharusnya bisa dinikmati wisatawan tidak terlihat. Padahal, kawasan ini sudah dikenal luas sebagai destinasi wisata,” ujarnya.

Politisi PAN ini menegaskan, pentingnya terobosan untuk membenahi keindahan kota yang kini terpusat di kawasan Siring Tendean. Persoalan ini akan dibawa dalam pembahasan APBD Perubahan 2025 dan APBD 2026, agar masuk dalam skala prioritas pemerintah kota.

“Kami berharap penataan kota bisa dimulai dari Siring Tendean, sehingga kawasan ini benar-benar menjadi ikon wisata yang membanggakan,” tambahnya.

Plt Kepala Disbudporapar Banjarmasin, Fitriah, mengungkapkan anggaran tahun 2025 untuk pemeliharaan kawasan Siring sudah tersedia. Namun, untuk melakukan pembenahan menyeluruh diperlukan tahapan yang tidak bisa dilakukan sekaligus. “Kalau hanya pemeliharaan rutin, anggaran kita mencukupi. Tapi untuk memperbaiki secara keseluruhan, tentu masih terbatas. Perlu ada skala prioritas untuk menentukan bagian mana yang harus segera ditangani,” jelasnya.

Fitriah juga menyampaikan apresiasi kepada Komisi II yang telah memberikan dukungan. Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting untuk mempercepat kemajuan ikon wisata kota. “Kami berterima kasih pada Komisi II yang siap membantu. Dukungan ini sangat berarti agar Siring Piere Tendean semakin berkembang sebagai destinasi unggulan,” ujarnya.

Diharapkan, dengan adanya perbaikan fasilitas umum seperti penerangan, tata kawasan, serta penambahan sarana pendukung, Siring Piere Tendean bisa semakin menarik wisatawan. Selain memperkuat citra Banjarmasin sebagai kota wisata sungai, langkah tersebut juga diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *